Discussion about this post

User's avatar
lipa's avatar

gw tertarik ni sama topiknya, menurut gw sebagai mahasiswa.culture Indonesia dimana kita bertanya adalah sebuah hal yang keliatan memalukan juga ketika kita dapat sesuatu kita malah ngeremehin berakhir jdi mikir kita ga punya potensi.balik lagi ke ajaran agama yang ngajarin gratitude sebagai jalan tengah nya. Dalam psikologi juga ngajarin sebaiknya ketika kita melakukan suatu pekerjaan atau punya pencapaian kita berhak bangga sewajarnya untuk memvalidasi diri bukan menekan atau mengabaikan emosi,namun hal itu di selingi dengan rasa syukur kepada tuhan dan tidak lupa evaluasi diri.correct me If i wrong.

Yohannes Nababan's avatar

Berarti impostor syndrome tuh kayak pikiran kita tentang ekspetasi orang, yang tinggi, terhadap pencapaian atau prestasi kita, dan sengaja berbuat demikian karena takut dijudge orang ya?

Dari sepenangkap aku dari arti impostor syndrome ini, jujur, sangat sering terjadi kepada aku. Menang sangar mengganggu, tapi akuharusl berlatihutkb mengontrolnya.

Terima kasih atas tulisannya

1 more comment...

No posts

Ready for more?